KABAR MFH (1/1/22). Kegiatan international conference on medical laboratory science education 2022 yang merupakan kegiatan tahunan ASEAN Association of School Medical Technology (AASMT), kali ini ini digelar oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram di Hotel Lombok Raya selama 4 hari yaitu 1-4 Desember 2022. Kegiatan ini mengusung tema “international collaboration on allied health profession, education in the new normal made easy”.

Perhelatan ini dihari oleh Menteri Kesehatan yang diwakili oleh bu Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes Kepala Pusat Pelatihan Sumber Daya Manusia Kesehatan BPPSDMK Kementerian Kesehatan RI, Asisten 2 Gubernur NTB ibu dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A., MPH, President AASMT Dr. Vu Quang Huy, Ass. Prof.,MD, PhD, Kepala LLDikti wilayah 8 Bapak Dr. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, ST., MT., IPU.ASEAN.Eng dan Ketua Asosiasi Institusi Pendidikan Tinggi Teknologi Laboratorium Medis Indonesia (AIPTLMI Bapak Dr. Budi Santosa, M.Si.Med

Dra. Oos Fatimah Rosyati, M.Kes dalam sambuatannya menyampaikan “keberhasilan pembangunan kesehatan sangat ditentukan oleh faktor sumber daya manusia. Jadi tugas yang harus dikejar adalah bagaimana kita bekerja sama dengan Kementerian kesehatan agar cepat mendukung perubahan layanan kesehatan maupun diagnostik kesehatan ke depannya.”

Menurut dr. Syamsuriansyah, Kongres ini bertujuan untuk mengumpulkan seluruh member AASMT untuk berkolaborasi di bidang pendidikan teknologi medis serta melakukan pemilihan kepengurusan AASMT periode tahun 2023 sampai dengan tahun 2024.

“Kegiatan ini bertujuan untuk kolaborasi, Kami juga akan melakukan pemilihan kepengurusan Asean Association of School Medical Technology periode 2023/2024,” katanya.

President AASMT Dr. Vu Quang Huy menyampaikan dalam pidatonya “this is very important, especially in this era of a pandemic that has not completely improved at this time, we need to increase collaboration to increase resources to provide medical improvements and health services to the wider community.”

Sementara itu, Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, SpA, mengatakan bahwa pemerintah Provinsi NTB mengapresiasi kongres 6 AASMT di Mataram.

Karena menurutnya, kongres AASMT ini memiliki program yang selaras dengan program pemerintah Provinsi NTB di bidang Kesehatan.

“Misi kita cerdas dan sehat. Jadi artinya ini tenaga laboratorium medik, mencerdaskan anak-anak mahasiswanya menyehatkan masyarakatnya. Ini alur strategis dalam rangka peningkatan kapasitas SDM kita di bidang teknologi medik,” katanya.

Senada, Kepala LLDIKTI Wilayah VIII Dr. Ir. I Gusti Lanang Bagus Eratodi, juga mengapresiasi kegiatan kongres AASMT 6 di Mataram.

Menurutnya, kongres yang di host oleh Politeknik Medica Farma Husada Mataram ini juga selaras dengan program Kampus Merdeka yang di gagas oleh Kementerian Pendidikan RI.

Ia berharap, kepengurusan AASMT periode ke depan bisa menjadi wadah untuk meningkatkan transformasi pendidikan melalui program pertukaran mahasiswa.

 “Saya mengapresiasi kongres internasional ini. Mas Menteri (Pendidikan RI) selalu mengkampanyekan tentang Kampus Merdeka, kita ingin bagaimana transformasi pendidikan itu bisa kita laksanakan dan saat ini Politeknik Medica Farma Husada sudah melaksanakan. Ini perlu dicontohi dan diteladani oleh kampus-kampus yang lain.” katanya.

Ketua AIPTLMI Dr. Budi Santoso, M.Si.Med menambahkan “kita perlu akui, bagaimana antusiasnya Dr Syam dan Politeknik Medica Farma Husada Mataram terhadap salah satu kegiatan bergengsi ini. Saya sebagai perwakilan AIPTLMI di Indonesia yang di utus untuk menjadi member AASMT merasa bangga dan terkagum-kagum atas inisitifnya politeknik MFH Mataram ini menjadi tuan rumah pertama kali untuk AASMT hadir ke Indonesia. Ini merupakan langkah cepat yang tidak semua perguruan tinggi di Indonesia berani ”

Selain mereka, hadir juga cendekia ASEAN dari berbagai universitas yang bidang keilmuwannya ke teknologi laboratorium medis yaitu Dr. Bernard Ubay Ebuen, RMT, MSMT, MAED Dean College of Medical Laboratory Sciences Arelano University Philipine, Assoc. Prof Ma. Frieda Z Hapan university of Santo Tomas Philipine, Prof Dr Aye Aye Khin University Medical Technology Yangon Myanmar, Prof Virapang Prachayasittikul Mahidol University Thailand, Prof Mohd Nazil Bin Salleh University Colllege of MAIWP international Malaysia dan Assist Prof Palanee Ammaranond MT, PhD .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *