dr. Gamal Albinsaid , M.Biomed saat memberikan materi

Minggu, 5 Januari 2020, bertempat di Gedung Graha Bhakti Praja Kantor Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Program Studi D III Farmasi Politeknik Medica Farma Husada Mataram menggelar Seminar KEsehatan Nasional bertemakan “Kupas Tuntas Trend Kesehatan di Era Milenial”, yang dinarasumberi oleh dr. Gamal Albinsaid, M.Biomed.

Kegiatan yang diseenggarakan tersebut mempunyai sub tema yaitu “Fakta Generasi Micin , benarkah MSG akan menurunkan kecerdasan tata laksana dan terapi penyakit akut yang sering terjadi pada anak”, tema yang familiar yang dimana dewasa ini, Micin menjadi pembicaraan yang hangat beberapa tahun ini, banyak asumsi yang beredar tentang efek samping dari penggunaan micin yang beredar di masyarakat.

Selain dari dr. Gamal, beberaa pemateripun ikut andil dalam seminar kesehatan nasional tersebut, seperti Syamsuriansyah, MM.,M.Kes (direktur Politeknik MFH) membawa tema “Peluang Pendidikan Vokasi di Era Revolusi Industri 4.0, lalu Dr. Firman, SE.,MPH yang menyampaikan tentang Lean Management, meningkatkan pemberdayaan staff untuk pelayanan kesehatan yang lebih efisien dan bermutu, kemudian pembicara dari BPOM Mataram, Dra. ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih, A.Pt.,MH dan juga perwakilan dari PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Mataram

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Program Studi D III Farmasi Sri Idawati, S.Farm., M.Pd, lalu dilanjutkan oleh sambutan Direktur Politeknik Medica Farma Husada Mataram Bapak Syamsuriansyah, MM.,M.Kes. dalam sambutannya, katua Program studi D III Farmasi tersebut menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada para pihak terkait, panitia dan anggota BEM, sehingga kegiatan besar ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar.

Selain menyampaikan tentang “Fakta Generasi Micin , benarkah MSG akan menurunkan kecerdasan tata laksana dan terapi penyakit akut yang sering terjadi pada anak” , dr. Gamal juga memberikan informasi tentang klinik kesehatan yang beliau dirikan, yang hanya dengan bermodalkan sampah, para pasien dapat berobat ke klinik tersebut. Hal ini disampaikan langsung didepa n ratusan peserta seminar, yang membuat heboh dan bangga bahwa negara Indonesia masih memiliki sosok seperti dr. Gamal yang sangat peduli dengan kondisi masyarakat kecil dan menengah. (Humas MFH)