Pengajaran, penelitian dan pengabdian adalah  tiga “tiang” yang tidak hanya harus digeluti oleh para dosen, tapi juga harus ditata. Itulah gambaran sederhana dari sosok Hardani, dosen Politeknik Medica Farma Husada Mataram dalam pengembangan mutu pendidikan.

Hardani memiliki segudang karya ilmiah. Hingga membawanya meraih hibah penelitian bergengsi dari Kemenristekdikti pada 2018 yang lalu, kemudian pada tahun yang sama tiga penelitian beliau tembus SCOPUS Internasional, sehingga memicu beliau untuk konsisten dalam hal penelitian. Pada tahun 2019 beliau juga menyabet gelar peneliti terbaik versi LLDIKTI Wilayah VIII. Berikut ulasan ceritanya.

Dosen Diploma tiga farmasi yang menjabat sebagai Koordinator Penelitian Politeknik Medica Farma Husada Mataram, Hardani, M.Si, terpilih sebagai Peneliti Terbaik pada ajang Seminar Hasil Penelitian Dosen Pemula Tahun Pelaksanaan 2019 lalu, yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VIII.

Hardani menyatakan, kegiatan ini merupakan program Pemilihan Peneliti Terbaik Tingkat Nasional yang diadakan oleh Kemenristekdikti. Pada jenjang daerah, seleksi diadakan oleh pihak LLDikti Wilayah VIII. Dari puluhan peserta perwakilan PTS Bali-Nusa Tenggara, dipilih beberapa peneliti terbaik pada 11 Desember 2019.

Track Record laki-laki yang sering disapa “Pak Dani” ini cukup wah. Karena dalam dua tahun terakhir, mampu melegitimasi nama Politeknik Medica Farma Husada Mataram di kancah nasional dengan raihan prestasi di bidang riset dan penelitian. Mulai dari mendapatkan Hibah Penelitian, hingga tiga judul artikel beliau yang tembus di jurnal terindeks Scopus.

Adapun judul penelitian beliau yang mendapatkan hibah dari Kemenristekdikti antara lain, Pembuatan Prototipe Dye Sensitized Solar Cells (Dssc) Berbasis Nanopori Tio2 Memanfaatkan Ekstraksi Dye Organik Alam Dan Ruthenium (N719) Tahun: 2019. Kemudian Penggunaan Ekstrak Pigmen Kulit Buah Manggis (Garnicia Mangostana) Sebagai Zat Peka Cahaya Tio2-Nano Partikel Dalam Dye-Sensitized Solar Cell (DSSC) Tahun: 2018.

Dan berikut beberapa judul artikel berkelas beliau yang tembus di jurnal terindeks Scopus seperti, Efficiency of dye-sensitized solar cell (DSSC) improvement as a light party TiO2-nano particle with extract pigment mangosteen peel (Garcinia mangostana) Hardani, Cari, A Supriyanto AIP Conference Proceedings 2014 (1), 020002, 2018. Estrogenicity of the isoflavone genistein pigeon pie seeds (Cajanus cajan L. Mill sp.) on reproductive organs in rat CN Primiani Journal of Physics: Conference Series 1025 (1), 012061, 2018. Kemudian Improvement Potential and Exergy Analyses of Photovoltaic Thermal with and without∇-absorber Collector S Hadisaputra, M Zohri, H Hardani, A Fudholi International Journal of Power Electronics and Drive Systems (IJPEDS) 9 (4 …, 2018.

“Alhamdulillah atas semua yang saya dapatkan selama bergelut di dunia penelitian, dan pada dasarnya meneliti dan menulis adalah hobby saya, jadi dengan penempatan jabatan yang saya dapatkan di Politeknik MFH Mataram membuat saya jadi lebih giat dalam menyalurkan hobby saya” imbuhnya (Dani).

Dalam hal ini, Direktur Politeknik Medica Farma Husada Mataram, Syamsuriansyah, MM.,M.Kes merasa sangat bangga dengan kinerja dan prestasi yang diraih oleh salah satu dosen terbaiknya itu, dan berharap hal serupa dapat memancing kreatifitas dosen lainnya dalam mengambangkan diri melalui penelitian khususnya, serta pengabdian dan pengajaran tentunya.

Prestasi seperti yang didapatkan oleh Hardani tersebut sangat berpotensi mengangkat nama Politeknik MFH Mataram dimasyarakat, karna tidak dapat dipungkiri, prestasi dosen dalam sebuah Perguruan tinggi, dapat menarik minat para calon mahasiswanya untuk mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat pula. (Humas MFH)